Siapapun bisa membuat sebuah website. Siapapun dapat membuat akun Twitter, memulai sebuah blog, atau meluncurkan halaman Facebook Fan. Dan siapa pun - mulai dari gadis 13 tahun sampai pria usia 45 tahun - bisa berpura-pura menjadi seorang wanita 20 tahun yang menarik dan seksi di Internet.
Yap, dalam dunia internet, sampah (spam) dan penipuan sudah wajar terjadi.
Mesin pencarian (search engine) pun tidak berbeda. Sering kita lupa bahwa mesin pencari tidak hanya alat untuk membantu kita menemukan artikel, berita atau resep masakan. Mesin pencari juga merupakan sebuah bisnis yang kesuksesannya bergantung pada hasil pencarian yang sah dan relevan.
Kegagalan mesin pencari untuk memberikan hasil pencarian yang diinginkan pengguna, akan mengakibatkan pengguna lari dan meninggalkannya.
Tentu, Google, Bing, dan Yahoo semua ingin memastikan mereka hanya memberikan hasil pencarian yang dapat dipercaya dan sah untuk pengguna mereka. Untuk memastikan kualitas tersebut, mesin pencari bekerja ekstra keras untuk menentukan kredibilitas sebuah situs, dan menentukan apakah situs tersebut layak untuk ditampilkan sebagai hasil pencarian.
Secara teoritis, semakin Anda menyenangkan dan mendapatkan kepercayaan dari pengunjung masa lalu Anda, semakin besar kemungkinan Anda akan menyenangkan dan mendapatkan kepercayaan dari pengunjung baru. Tapi bagaimana robot pencari (searchbot) mengukur konsep abstrak kredibilitas ini seperti halnya manusia?
Faktor Untuk Meningkatkan dan Mengukur Kredibilitas Website
Mesin pencari mengevaluasi berbagai faktor dalam menentukan kredibilitas situs Anda. Yang telah kita tahu selama bertahun-tahun adalah,
- In-Link
Mesin pencari melihat in-link (link yang mengarah ke website Anda dari situs eksternal) sebagai tanda-tanda kredibilitas situs Anda. In-link seperti bentuk "jaminan" seseorang terhadap Anda. Semakin sukses dan kredibel situs yang memberi in-link ini, semakin baik kredibilitas situs Anda di mata Bing dan Google. - Out-link
Berbeda dengan in-link, out-link adalah link di situs Anda yang me-link ke situs eksternal. Jika link Anda rusak atau situs eksternal tidak relevan atau ketinggalan jaman, peringkat pencarian Anda bisa ikut anjlok. - Situs yang bersih dan bebas dari error
Gambar yang hilang (broken image), kesalahan ejaan, atau error 404 (laman tidak ditemukan) adalah tanda miskinnya kredibilitas sebuah situs. - Jumlah Pengunjung
Secara teoritis, semakin banyak pengunjung yang Anda dapatkan, semakin relevan situs Anda untuk pencarian. - Website dengan navigasi jelas dan mudah
Sebuah situs yang mudah digunakan dan memiliki navigasi jelas akan dapat meyakinkan pengunjung baru menilai situs Anda memang berisi informasi yang mereka butuhkan. Jika situs Anda sulit atau membingungkan untuk menavigasi, bounce rate situs Anda (persentase pengguna yang segera meninggalkan situs Anda) akan lebih tinggi - yang menunjukkan ke mesin pencari bahwa situs Anda tidak cocok buat ditampilkan di hasil pencarian. - Sitemap XML
Sama halnya dengan navigasi yang jelas untuk ukuran manusia, website Anda juga harus sama mudahnya dinavigasi untuk search spider. Untuk itu, sitemap XML bertindak sebagai "peta jalan" yang mengarahkan bots bahwa setiap halaman situs Anda saling berhubungan, yang memungkinkan mereka untuk mengindeks halaman Anda lebih cepat dan akurat.
Media Sosial Sebagai Faktor Baru Yang Mempengaruhi Kredibilitas Website
Untuk waktu yang lama, SEO dan media sosial adalah dua departemen yang terpisah satu sama lain. Sebuah perusahaan yang sukses memiliki tim media sosial dan tim SEO yang keduanya jarang berbaur. Ini masuk akal: SEO berbicara tentang bagaimana orang menemukan merek Anda, sementara media sosial berbicara tentang bagaimana menjaga orang-orang yang sudah menemukan merek Anda. SEO memberikan umpan, sementara media sosial menjaga ikan yang sudah tertangkap agar tidak lari.
Namun saat ini, SEO dan media sosial tidak dapat dipisahkan. Pelanggan dapat dengan mudah menemukan informasi sebuah perusahaan lewat link yang ia dapatkan di Twitter, dan link-link di media sosial tersebut ikut meningkatkan SEO perusahaan. Seperti dikutip SEOMoz, media sosial kini memiliki kemampuan untuk mempengaruhi hasil pencarian Anda di mesin pencari.
Media Sosial Menempatkan Kembali Manusia Sebagai Penentu Hasil Pencarian
Memasukkan faktor sosial ke dalam pencarian memiliki satu keuntungan besar bagi pengguna, yaitu memungkinkan manusia, bukan algoritma komputer atau robot, memiliki suara dalam menentukan hasil pencarian.
Coba saja, jika Anda mendapatkan dua buah link hasil pencarian, yang satu dipilihkan untuk Anda berdasarkan kepadatan kata kunci (keyword density), sementara yang lain dianggap relevan oleh 10.000 pengguna lain, mana yang akan Anda klik?
Oleh karena itu, tombol Google +1 memberikan kesempatan pada setiap pengguna dengan akun Google untuk secara publik menjamin sebuah link. Hal yang sama berlaku untuk media sosial lain, sebelum Twitter dan Facebook, hanya penulis konten dan pemilik situs yang memiliki kekuatan untuk mengirim-link ke situs lain, hari ini, siapa pun dengan akun media sosial dapat berbagi (dan dengan demikian "suara" untuk menjamin) setiap link.
Memang, konsep SEO sosial masih relatif baru, tapi saya yakin teknologi pencarian di masa depan akan lebih banyak ke arah sana. Faktor-faktor seperti jumlah follower penulis konten, jumlah retweet sebuah link, jumlah like dari Facebook Page, jumlah share di media sosial lain, adalah berbagai faktor yang akan menentukan kredibilitas website.
ReplyDeleteHello,
we provide affordable and result-oriented SEO services, please give a chance to serve you.
Thanks
Admin: E07.net